Setelah nonton Pearl Harbour
Sejak dulu, tontonan yang sangat aku hindari ada banyak. List pertama sebut saja tontonan yang berbau hantu, berbau planet antah berantah, monster nggak karuan, gangster, dan yeah..tentu saja perang. Dan makanya sejak dulu, tontonanku hanya terbatas pada drama, melodrama, komedi dan drama. Oops..itu sudah disebut!! Yah…itulah berputar-putar dengan diameter yang pendek. Dan tak ayal pengetahuanku juga hanya seujung jari.
Sebenarnya hal ini diperparah dengan kebiasaan baikku. (ow..ow). yah..aku punya kebiasaan baik tidur dibawah jam Sembilan malam. Tidak bisa bergadang. Dan tidak pernah terkena insomnia. Sedangkan sejak zaman dahulu kala tontonan rame tuh adanya diatas jam tidurku. Jadi yeah..bisa dibilang aku tidak berjodoh! Halah!!
But…(well selalu ada kata ini. Baik but maupun tapi).
Semua berubah!
Tidak semuanya sih..
(halah T_T!)
Tapi setidaknya ada perubahan. Aku mulai membuka mata pada hal-hal yang baru (sebenarnya aku konservatif lho!) mulai melihat tontonan yang katanya ‘rame’ atau yah..aku dipertemukan dengan film-film yang rame. Dulu aku tidak suka vampire. Sampai sekarang juga sih. Tapi siapa sangka aku melahap tetralogi novel Twilight, mempunyai filmnya dan menonton New Moon bersama keluargaku? Bahkan aku melanjutkannya dengan menonton Underworld! Yah itulah manusia..
Tentang monster…aku bahkan menonton Residen Evil. Yeah…aku menikmatinya. Meskipun ketidaksukaanku terhadap monster aneh masih tetap. (untuk saat ini aku masih tidak tertarik untuk menonton Avatar yang bermuka aneh. Yah..meskipun tanteku bilang film itu rame. Saking ramenya dia kagak sadar tertidur di bioskop ketika film masih tayang. Haaah??? T_T!)
Untuk film Perang. Karena biasanya tentang kekerasan dan tegang, aku tidak suka. Tapi biasanya film perang berkaitan sama sejarah. Dan yaa..aku suka sejarah! Dari situ aku mulai berteman dengan film perang. Ntah memulainya dari film apa. Yang jelas bukan film G 30 SPKI sih.. aku mulai menonton film yang agak keras. Bahkan bacaanku yang terakhir-terakhir ini masih sekitar Shinsengumi.
Aku menonton The Last Samurai, dan aku ingin bisa main pedang. Ingin berjiwa samurai dan yang lainnya. Ketika aku nonton Kill Bill. Well aku tidak ingin jadi Bill ataupun Evelyn sih hanya ingin bisa main pedang. Ketika nonton Titanic (nah lho..kok belok?) seneng aja…hehe..
Terakhir, saat aku menonton Pearl Harbour. Wooow…kereeeen!!!! Sadis banget. Dan kayanya aku juga mesti lihat film yang berbau Hiroshima dan Nagasakinya..biar fair. Sungguh..film keren dalam arti si sutradara emang abis-abisan buat nih film. Pertemanan yang menyentuh dan cinta yang aneh. Ntahlah..memangnya cewek hanya satu? Dari awal sampai akhir Cuma dia doang? (itulah masalahnya, kalau sudah menyangkut masalah cinta, pengetahuanku agak-agak mendekati nol sih..jadi pendapatku kurang bisa diharapkan), but..diluar semuanya banyak pelajaran yang bisa diinget. Contohnya..
1. jangan naksir orang yang ditaksir temen. Kecuali kalau memang diantara mereka tidak ada ikatan apapun. (maksud saya disini jelas nikah..). dan kita juga jangan sekedar naksir..ntar malash miara penyakit hati lagi..
2. kalau sudah shalat shubuh…jangan tidur lagi. Apalagi kaya pasukannya Amerika yang nggak pada shalat (ya iyalah..kan mereka bukan Muslim). Maksudku gini, mereka kan diserang pas pagi-pagi pas hari minggu. Waktu yang paling banyak dipake buat nyantai (me, included..). kalau mereka dah bangun, setidaknya awak yang ada di kapal induk Arizona, yang meninggal nggak akan sebanyak itu kan? Dan mereka juga bisa sedikit prepare. Termasuk si boga lakon yang bangun tidur setelah mereka mabok-mabokan dan berkelahi.. Wallahu alam sih..
3. musti ada satu komando. Satu arahan yang jelas. Jangan sampai pemimpin nggak punya charisma dan nggak punya keberanian. Apalagi sampai kagak bisa bikin perintah!!! (bikin perintah aja susah, gimana matuhinnya???)
4. disaat perang jadilah orang yang berguna at lease, kalau jadi perawat dan dokter kita bakal berguna. (itu juga kalau mereka masih punya control dan rasa kemanusiaan yang bagus. Kalau kagak? Sama aja!). maksudku gini. Kalau jadi pengacara, pas perang berkecamuk, musuh di mana mana dan yang terluka banyak. What should we do? kita nggak bisa ngobatin orang. Yah…tapi masih bisa nolongin orang sih…(ps: kok contohnya pengacara sih?)
5. jangan kabur pas lagi perang!!!!
Sebenarnya judul awal saya ingin focus ke Danny dan Rafe-nya Pearl Harbour. Tapi karena saya selalu memikirkan judul dulu baru isinya secara mendalam, jadilah tulisan yang nggak karuan begini. Maafin saja ya..kita kan pemula..
Btw…ada kata-kata yang diucapin si Dolillte pas si Danny dan Rafe maju buat jadi pasukan khusus yang bakalan ngebom jantung Jepang, Tokyo.
‘Kemenangan adalah untuk mereka yang yakin menang. Dan kemenangan adalah untuk mereka yang paling lama meyakini mereka akan menang. ‘
‘Tak ada yang lebih kuat daripada orang yang mengajukan diri.’
Isn’t it good?
Yeah, rite!
Lelaki, Antara Teman dan Kesetiaan. What will you choose?
1 Komentar »
{ Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini} · { URI Lacak Balik }
sriyulianti Berkata:
on 4 Januari 2010 at 2:47 am
kayanya pembendaharaan kata-katanya jadi nambah nih. you’ve tried gal!